Masjid Tuo Kayu Jao Sebuah Warisan Budaya Tertua Sumbar

Masjid Tuo Kayu Jao
Source: Pinterest

BAGASTRAVEL – Berkunjung ke Sumatera Barat, tak lengkap rasanya tanpa menyambangi masjid-masjid bersejarah yang tersebar di berbagai penjuru provinsi ini. Salah satu masjid yang wajib dikunjungi adalah Masjid Tuo Kayu Jao, yang dinobatkan sebagai masjid tertua di Sumatera Barat. Masjid ini berdiri kokoh di Jorong Kayu Jao, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Masjid tertua ini diperkirakan telah berdiri sejak abad ke-16, menjadi saksi bisu perkembangan agama Islam di tanah Minangkabau. Masjid ini dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat, menggunakan material kayu dan bambu yang masih kokoh hingga saat ini. Arsitektur masjid ini mencerminkan gaya Minangkabau yang khas, dengan atap berbentuk rumah panggung dan ukiran-ukiran tradisional yang menghiasi dinding masjid.

Masjid Tuo Kayu Jao memiliki luas sekitar 100 meter persegi, dengan ruang utama yang dapat menampung hingga 100 jamaah. Bangunan masjid ini terdiri dari dua lantai, dengan lantai dasar yang digunakan sebagai ruang salat utama dan lantai dua yang digunakan sebagai tempat belajar mengajar agama Islam.

Masjid ini tidak hanya memiliki nilai sejarah yang tinggi, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang mendalam bagi masyarakat setempat. Masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan, tempat berkumpul dan bersosialisasi bagi masyarakat di sekitar masjid.

Dalam perkembangannya, Masjid Tuo Kayu Jao telah beberapa kali mengalami pemugaran, namun tetap mempertahankan keaslian bangunan dan arsitekturnya. Pemerintah Kabupaten Solok telah menetapkan Masjid Tuo Kayu Jao sebagai cagar budaya yang harus dilestarikan.

Masjid ini menjadi destinasi wisata religi yang populer di Sumatera Barat. Banyak wisatawan yang datang berkunjung untuk melihat keunikan arsitektur masjid dan merasakan suasana spiritual yang ada di dalamnya.

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang Masjid Tuo Kayu Jao:

  • Masjid ini dibangun oleh seorang mubaligh dari Arab bernama Syekh Burhanuddin Ulakan.
  • Masjid ini pernah menjadi tempat belajar agama Islam bagi para ulama dan pemuka agama dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
  • Masjid ini menjadi saksi bisu perjuangan masyarakat Minangkabau melawan penjajah Belanda.

Berikut adalah petunjuk arah menuju Masjid Tuo Kayu Jao:

  • Dari Kota Solok, ambil arah menuju Kecamatan Gunung Talang.
  • Ikuti jalan utama hingga melewati Nagari Batang Barus.
  • Belok kiri menuju Jorong Kayu Jao.
  • Masjid Tuo Kayu Jao terletak sekitar 1 kilometer dari pertigaan Jorong Kayu Jao.

Tempat Ibadah ini buka setiap hari untuk umum. Namun, untuk menghormati waktu salat, pengunjung disarankan untuk datang di luar waktu salat.

Berkunjung ke Masjid ini tidak hanya memberikan pengalaman wisata religi yang tak terlupakan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar tentang sejarah dan budaya Minangkabau. Masjid ini menjadi simbol keteguhan iman masyarakat Minangkabau dan bukti perjalanan panjang agama Islam di tanah Minangkabau.

Perkembangan Agama Islam di Minangkabau

Agama Islam masuk ke Minangkabau pada abad ke-13, dibawa oleh para pedagang Arab dan Gujarat. Awalnya, agama Islam hanya dianut oleh segelintir orang, terutama para pedagang dan bangsawan. Namun, seiring berjalannya waktu, agama Islam semakin berkembang di Minangkabau.

Pada abad ke-16, agama Islam telah menjadi agama mayoritas di Minangkabau. Hal ini tidak lepas dari peran para ulama dan pemuka agama yang menyebarkan agama Islam di tanah Minangkabau. Salah satu ulama yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Minangkabau adalah Syekh Burhanuddin Ulakan.

Syekh Burhanuddin Ulakan adalah seorang mubaligh dari Arab yang datang ke Minangkabau pada abad ke-16. Beliau menyebarkan agama Islam di Minangkabau dengan cara yang bijaksana dan penuh hikmah. Beliau juga mendirikan sebuah pesantren di Ulakan, Pariaman, yang menjadi pusat penyebaran agama Islam di Minangkabau.

Masjid Tuo Kayu Jao memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di Minangkabau. Masjid ini menjadi tempat ibadah dan belajar agama Islam bagi masyarakat Minangkabau. Masjid ini juga menjadi tempat berkumpul dan bersosialisasi bagi masyarakat di sekitar masjid.

Masjid Tua Gunung Talang adalah saksi bisu perjalanan panjang agama Islam di tanah Minangkabau. Masjid ini menjadi simbol keteguhan iman masyarakat Minangkabau dan bukti keberhasilan penyebaran agama Islam di Minangkabau.

Masjid Tuo Kayu Jao adalah salah satu masjid tertua dan bersejarah di Indonesia. Masjid ini memiliki nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang tinggi. Masjid ini menjadi destinasi wisata religi yang populer di Sumatera Barat.(MIS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *