Jangan Salah Artikan, Perbedaan: Hiking, Trekking dan Mountaineering

Perbedaan: Hiking, Trekking dan Mountaineering

Ada banyak istilah yang dipakai dalam aktivitas pendakian gunung, seperti hiking, trekking, dan mountaineering. Meski kerap dianggap mirip-mirip, faktanya ketiga hal tersebut adalah aktivitas yang berbeda.

Mari mengenal definisi dan perbedaan ketiganya agar Anda bisa yakin memilih aktivitas yang cocok saat main ke gunung.

Hiking
Hiking pada dasarnya diartikan sebagai kegiatan berjalan kaki di alam bebas. Anda bisa melakukan hiking di jalan setapak lereng gunung. Namun, hiking tak terbatas di gunung saja. Poinnya adalah menikmati keindahan alam dengan berjalan kaki. Jadi, hiking bisa dilakukan di air terjun, danau, hutan, atau tempat-tempat alami lainnya.
Aktivitas hiking biasanya dilakukan di jalur yang sudah terpasang tanda-tanda jalan. Jalurnya bisa bermacam-macam, mulai dari jalan setapak yang pendek dan rata hingga jalan kasar dan menantang yang melibatkan pendakian yang curam dan menurun.

Trekking
Trekking juga merupakan aktivitas berjalan kaki, tapi dilakukan dalam jarak yang jauh dan tak cukup sehari. Oleh karena itu, orang yang melakukan trekking alias trekker menyiapkan tenda untuk tempat tidur. Biasanya, trekking dilakukan di satu tempat dan berakhir di tempat yang berbeda.
Trekking juga tak terbatas dilakukan di alam, seperti gunung, bukit, atau hutan. Singkatnya, aktivitas ini umumnya dilakukan di daerah minim transportasi atau jalur yang masih jarang dilalui orang. Jadi, Anda yang melakukan trekking bakal sering membuka jalur sendiri demi mempersingkat waktu perjalanan.

Mountaineering
Terakhir, ada istilah mountaineering. Sesuai namanya, mountaineering adalah kegiatan pendakian gunung. Bedanya, ini dilakukan dengan alat dan keterampilan khusus. Pasalnya, pendaki kudu punya fisik dan persiapan yang matang untuk melewati medan yang ekstrim.

Singkatnya, mountaineering adalah kegiatan mendaki gunung dengan medan menantang dan bertujuan untuk mengatasi semua bahaya pada rute. Aktivitas ini lebih populer di Eropa, mengingat kondisi pegunungan di sana yang memiliki batuan curam dan tajam serta cuaca yang ekstrem.

Rekomendasi Tempat Hiking, Trekking dan Mountaineering di Indonesia

Indonesia, dengan kekayaan alamnya yang luar biasa, menawarkan berbagai pilihan tempat untuk hiking, trekking, dan mountaineering bagi para pecinta alam. Berikut beberapa rekomendasi tempat terbaik di Indonesia untuk berbagai tingkatan pendaki:

Hiking:

  • Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat: Gunung Gede Pangrango terkenal dengan pemandangannya yang indah, termasuk kawah, hutan, dan padang rumput. Jalur pendakiannya relatif mudah dan cocok untuk pemula.
  • Gunung Prau, Dieng, Jawa Tengah: Gunung Prau menawarkan pemandangan yang indah dan unik, dengan hamparan bunga daisy yang luas di puncaknya. Jalur pendakiannya cukup mudah dan cocok untuk pemula.
  • Bukit Rhema, Magelang, Jawa Tengah: Bukit Rhema menawarkan pemandangan yang indah dengan salib raksasa di puncaknya. Jalur pendakiannya cukup mudah dan cocok untuk pemula.

Trekking:

  • Jalur pendakian Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat: Gunung Rinjani terkenal dengan pemandangannya yang luar biasa, termasuk danau kawah Segara Anak. Jalur pendakiannya cukup menantang dan membutuhkan stamina yang baik.
  • Jalur pendakian Gunung Semeru, Jawa Timur: Gunung Semeru adalah gunung berapi aktif tertinggi di Jawa. Jalur pendakiannya cukup menantang dan membutuhkan stamina yang baik.
  • Jalur pendakian Gunung Kerinci, Jambi: Gunung Kerinci adalah gunung berapi tertinggi di Indonesia. Jalur pendakiannya cukup menantang dan membutuhkan stamina yang baik.

Mountaineering:

  • Carstensz Pyramid, Papua: Carstensz Pyramid adalah gunung tertinggi di Australasia dan Oceania. Pendakiannya membutuhkan teknik mountaineering dan peralatan yang lengkap.
  • Gunung Binaiya, Maluku: Gunung Binaiya adalah gunung berapi aktif yang terletak di Pulau Seram, Maluku. Pendakiannya membutuhkan teknik mountaineering dan peralatan yang lengkap.
  • Gunung Mandala, Papua: Gunung Mandala adalah gunung yang terletak di Pegunungan Jayawijaya, Papua. Pendakiannya membutuhkan teknik mountaineering dan peralatan yang lengkap.

Tips:

  • Pilihlah tempat hiking, trekking, atau mountaineering yang sesuai dengan tingkatan dan kemampuan Anda.
  • Siapkan diri dengan baik, baik secara fisik maupun mental.
  • Gunakan peralatan yang sesuai dan lengkap.
  • Patuhi aturan dan protokol pendakian yang berlaku.
  • Hormati alam dan budaya setempat.

Dengan persiapan yang matang dan pendakian yang bertanggung jawab, Anda dapat menikmati keindahan alam Indonesia dan merasakan sensasi pendakian yang luar biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *